Konsumen Tidak Suka Smartphone Yang Mini

By on August 2, 2014
1. Konsumen Tidak Suka Smartphone Yang Mini 2

Sewajarnya hampir semua orang suka yang mini-mini termasuk rok mini, namun tidak dengan smartphone. Sebagian besar orang tidak suka dengan smartphone yang mini yang notabene adalah versi murah dari smartphone kelas premium. Hal ini sudah berulang kali terjadi dan akibatnya banyak sekali smartphone yang dibandrol dengan nama mini jarang laku dipasaran. Hal tersebut bisa Anda lihat pada jumlah penjualan Samsung Galaxy S4 Mini, LG G3 Beat, HTC On Mini dan Xperia Z1 Compact.

Hampir semua jenis smartphone yang disebutkan tadi tidak begitu laku dipasaran walaupun mereka dikeluarkan oleh vendor terkemuka dunia seperti Samsung, LG dan HTC, namun konsumen kurang melirik smartphone versi mini milik mereka karena beberapa hal. Jika Anda menduga design yang berbentuk mini yang menjadi masalah, maka Anda salah karena justru banyak orang yang cenderung membeli smartphone dengan design mini. Yang menjadi maslaah adalah dalamannya.

Jika dipasaran ada dua versi smartphone yang sama persis namun yang satu mini, maka akan jauh lebih laku yang versi mini, namun tidak ada versi mini yang mengusung teknologi yang sama persis. Kebanyakan smartphone yang mini dikurangi fiturnya dan juga kemampuan menjalankan aplikasinya sehingga smartphone versi mini tak ubahnya seperti smartphone versi yang lebih rendah. Seperti contohnya adalah Galaxy S4 Mini tak sehebat Galaxy S4 biasa namun tetap saja dijual dengan harga yang tak jauh berbeda alias mahal.

Dipasaran, smartphone versi mini dibandrol dengan harga $400 – $500 namun dengan spesifikasi yang jauh berbeda dengan smartphone versi normal. Dengan kecenderungan semacam itu maka bisa ditebak jika konsumen akan cenderung memilih smartphone jenis lain yang seharga namun dengan teknologi dan fitur yang lebih baik. Hal ini termasuk membeli perangkat-perangkat buatan Tiongkok dan juga Taiwan. Dengan kondisi semacam ini maka tak heran jika smartphone yang mini tidak laku dipasaran dunia.

Kenyataan ini dikemukakan oleh Digitimes yang mempunyai akses ke data statistik penjualan smartphone di seluruh dunia. Menurut sumber Digitimes, konsumen cenderung memilih untuk membeli smartphone buatan Tiongkok yang notabene sekarang sedang naik daun karena jor-joran dalam memanjakan konsumen dengan teknologi dan spesifikasi tercanggih yang bisa mereka berikan, namun dengan harga yang sangat jauh lebih murah.

Smartphone buatan Tiongkok dan Taiwan saat ini dijual dengan harga sekitar $150 – $200. Sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan smartphone versi mini dari vendor terkemuka asal Korea. Dengan kondisi semacam ini maka bisa diprediksi bahwa sebagian besar produsen smartphone kelas atas akan mengubah strategi mereka dalam menjual produk smartphone versi mini mereka agar angka penjualan memenuhi target yang mereka tetapkan sebelumnya.

smartphone mini, hp mini, smartphone, gadget

BACA JUGA:

Twitter User Indonesia Dengan Follower Terbanyak

FaceBook Tidak Bisa Diakses Selama 30 Menit Para ABG Panik

About Deyaparis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *