Tipisnya Peluang Keberhasilan TouchID iPhone 5S dengan Sistem Sensor Sidik Jarinya

By on September 16, 2013
Tipisnya Peluang Keberhasilan TouchID iPhone 5S dengan Sistem Sensor Sidik Jarinya

Sepertinya gadget-gadget pintar yang dirilis Apple yaitu iPhone 5S menarik hati para penyuka gadget. Konon katanya ponsel pintar ini menggunakan sensor sidik jari yang jauh lebih aman daripada penggunaan password atau PIN sebagai sistem keamanan. Para ahli biometric pun berencana akan mengaplikasikan sistem sensor sidik jari ini pada sejumlah perangkat gadget masa depan.

Namun sayangnya tidak semua pihak menanggapi positif akan penggunaan sistem sensor sidik jari yang dipelopori oleh Apple ini. Ada sejumlah pihak yang melontarkan pendapat skeptisnya pada Apple. Perusahaan biometrik yang bekerja sama dengan Apple ini mengatakan bahwa penggunaan sistem sensor sidik jari ini sepertinya tidak akan merata dengan baik. Geppy Parziale selaku CEO perusahaan ini mengatakan pendapat ini pada hari Kamis 12 September 2013.

Parziale juga mengatakan bahwa rencana ini sepertinya tidak akan berjalan dengan baik. Alasan terbesarnya adalah karena sistem sensor sidik jari ini membutuhkan  server yang sangat besar. Tak hanya itu saja, sistem ini juga harus mendapat jaminan perlindungan hukum soal privasi sang pengguna agar keamanannya  jauh lebih paten.

Sebelum Apple mengajukan rencana penggunaan sistem sensor sidik jari, dua vendor besar, LG dan Samsung, sudah pernah mengajukan usulan yang sama. Bahkan Ma Chang-Man, kepala marketing dari Perusahaan LG sudah mengupayakan sensor sidik jari ini pada ponsel buatan LG berseri G2. Tapi saying inovasinya ini bisa dibilang gagal. Menurut Ma Chang, ada banyak kendala dan gangguan pada sistem sensor sidik jari ini. Pihaknya masih membutuhkan lebih banyak pekerjaan agar sistem ini dapat berhasil.

Menanggapi rencana penggunaan sistem sensor sidik jari ini, Ma Chang menyampaikan pendapat poistif pada Apple. Menurutnya kemungkinan besar sistem sensor sidik jari yang dijalankan oleh Apple ini akan berhasil. Pasalnya Apple saat ini sudah menggunakan sistem oeprasi yang paling canggih, yaitu A7. Sama halnya dengan Google, Android yang menggunakan sistem operasi buatan sendiri akan dapat meminimalisir hambatan dan gangguan saat sedang mengaktifkan sistem sensor sidik jari.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *