Inilah Wujud Smartphone Pembunuh Feature Phone

By on May 17, 2014
536857102204b1399346960moto-g

Walaupun gaungnya relatif kurang terdengar jika dibandingkan dengan smartphone baru yang keluar belakangan ini, tapi diakui atau tidak sebanyak 70 persen pasaran telepon genggam dunia masih dikuasai oleh ponsel biasa alias feature phone. Terlebih lagi untuk di wilayah-wilayah negara berkembang seperti di wilayah Asia dan Amerika Latin.

Dan rupanya pasar inilah yang sekarang ini sedang dibidik oleh pihak Motorola lewat produk smartphone Android terbaru mereka yang mengklaim bahwa smartphone mereka merupakan smartphone murah meriah dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Motorolla sendiri memberina maka produk mereka dengan nama Moto E  yang diperkenalkan pada hari Rabu (13/05/2014) atau tepatnya 3 hari yang lalu.

Samrtphone yang oleh wakil presiden engineering software Motorola Steve Horowitz disebut juga sebagai smartphone yang bakal mengakhiri era feature phone ini secara mengejutkan dibanderol seharga 129 dollar AS atau sekitar 1,5 juta rupiah saja dengan spesifikasi yang cukup tinggi.

Secara khusus, Moto E ini bertujuan melebarkan smartphone ke segmen populasi yang ingin menikmati internet mobile dan hal-hal lainnya yang tersedia, tapi mereka belum bisa melakukannya karena bagian jalur distribusi dan operasional Motorola.

Secara fisik, penampilan Moto E ini sangat mirip dengan produk smartphone lain dari Motorola, yakni Moto G yang dihargai 50 dollar AS lebih mahal jika dibandingkan dengan Moto E. Tentunya sebagai produk entry-level, pastinya ada beberapa kompromi yang mesti diterapkan demi menekan harga jual Moto E ini.

Untuk ukuran layar Moto E ini dinilai lebih kecil jika dibandingkan dengan Moto G, yakni dengan layar sebesar 4,3 inci dengan resolusi 960×540. Hal ini berbanding tipis dengan layar sebesar 4,5 inci dengan resolusi 1280×720 yang diniiki Moto G. Hal yang sama juga terjadi dengan spesifikasinya yang dipator lebih rendah dengan prosesor dual-core Qualcomm Snapdragon, dab RAM dengan kecepatan 1GB.

Selain itu, Motorolla Moo E ini juga dibelaki dengan kamera 5 megapixel dan internal storage sebesar 4GB dan slot micro-SD untuk penyimpanan data yang lebih besar. Sedangkan untuk sistem operasi yang diusung Moto E, rupaya pihak Motorolla lebih senang membenamkan Android versi 4.4.2 Kitkat pada smartphone pembunuh feature phone ini.

Walaupun disebut bakal menghabisi era feature phone, tapi Moto E ini bukan satu-satunya smartphone berharga terjangkau yang beredar di pasaran saat ini. Telah hadir juga beberapa produsen lain yang sebenarnya telah lebih dulu merilis produk dengan harga yang lebih murah, misalnya saja Nokia dengan seri Android Nokia X yang harganya hampir sama dengan Moto E dan ada pula ponsel-ponsel pintar OEM bikinan pabrikan Tiongkok yang ditempeli brand lokal dengan harga yang sangat terjangkau.

1399449822_w670_h386

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *