Ini Perangkat Terakhir Microsft Yang Menggunakan Nama Lumia?

By on February 17, 2016
Lumia 6501

Microsoft baru saja meluncurkan sebuah smartphone baru dengan mengusung nama Lumia 650. Smartphone yang hadir dengan mengusung sistem operasi Windows 10 tersebut tampil dengan desain yang elegan, dan dibanderol dengan harga yang sangat murah, yakni USD 199 saja.

Seiring dengan kehadiran smartphone ini, banyak spekulasi yang menyatakan jika perangkat ini merupakan generasi terkahir dari seri Lumia yang diluncurkan Microsoft. Kenapa bisa begitu?

Seperti dilansir dalam International Businees Times, Microsoft beranggapan jika merek Lumia dinilai kurang berhasil dalam membentuk citra positif sebuah produk smartphone kelas atas.

Bahkan menurut data dari IDC, smartphone dengan sistem operasi Windows Phone yang dimotori dengan nama Lumia, hanya mampu meraih pangsa pasar bawah 3 persen, dan bahkan kalah jauh dari iOS dan Android yang mendominasi di kelas smartphone.

Selain itu, merek Lumia sendiri sebenarnya merupakan peninggalan Nokia yang diakuisisi oleh Microsoft pada tahun 2014 silam. Seiring dengan aktifnya kembali Nokia di pasar smartphone, hal ini semakin menguatkan jika Lumia 650 merupakan seri terkahir dari keluarga Lumia.

Lantas, merek apa yang akan digunakan Microsoft?

Hingga saat ini, pihak Microsoft enggan memberikan bocoran mengenai merek baru yang akan diurungnya. Hanya saja, pihak pabrikan sendiri berjanji akan membongkar seluruh rasa penasaran anda dalam ajang Mobile World Congress di yang akan di gelar di Barcelona, pekan depan.

Walaupun begitu, beberapa bocoran smepat menyatakan jika pengganti nama Lumia untuk smartphone Microsoft, tidak lain adalah merek Surface dengan embel-embel Phone dibelakangnya. Hal ini merujuk kepada produk Surface yang merupakan anak didik asli Microsoft dikelas PC dan Tablet.

Lumia 650

Selain itu, Microsoft pun dikabarkan ingin lepas dari bayang-bayang Nokia, sekaligus ingin menyeragamkan produk yang dijualnya. Dengan kata lain, dari mulai smartphone, Tablet hingga Laptop, semua menggunakan satu nama, yakni Surface.

So, bagaimana menurut anda. Apakah dengan cara ini Microsot akan sanggup menyongsong bisnis ponsel yang lebih baik?

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *