Ingin Hasil Foto Maksimal, Apple Patenkan Teknologi OIS

By on May 11, 2014
1625303iphone10780x390

Belakangan ini terobosan baru di dunia gadget terus berkembang dan telah menjadi trend terbaru di dunia gadget, khususnya smartphone. Berbagai fitur di perkenalkan dalam produk-produk smartphone terbaru. Baik itu pabrikan yang besar maupun pabrikan kecil ikut berlomba untuk menciptakan karya yang mampu menarik hati para konsumen.

Hal inilah yang juga dilakukan Apple sebagai produsen besar smartphone. Di saat produsen lain berlomba untuk menjejali sensor kamera pada smartphone masing-masing dengan megapixel yang lebih tinggi dan dengan kerapatan layar yang sangat tinggi, justru Apple malah tetap bertahan dengan resolusi 8 megapixel sejak iPhone 4S yang dirilis 2011 yang lalu. Bahkan keputusan inilah yang juga sempat menjadi alasan kenapa iPhone 5S dinilai gagal di pasaran.

Tapi ternyata justru resolusi yang dipertahankan Apple ini telah menjadi cara tersendiri untuk Apple supaya mereka membuat solusi untuk menghasilkan terobosan baru di dunia smratphone, khususnya pada fitur kameranya. Menurut kabar yang beredar, iPhone di masa depan di prediksi akan mampu menangkap gambar dengan resolusi yang sangat tinggi dan detail yang memukau tanpa memerlukan sensor kamera dengan megapixel yang besar.

Kemungkinan besar hal itulah yang sempat diperlihatkan lewat sebuah paten teknologi yang dipublikasikan oleh Apple hari Kamis (08/04/2014) kemarin. Dalam sebuah dokumen paten yang dilansir Cult of Mac tersebut terlihat jelas bahwa pihak Apple mendeskripsikan kamera dengan mode super-resolution dimana resolusi yang tinggi tidak akan bisa mengalahkan teknologi 8 Megapixel milik Apple ini.

1713176iphone-kamera780x390

Mode terbaru ini bekerja dengan cara mengambil banyak gambar sekaligus dalam waktu yang sangat singkat dimana masing-masing gambar tersebut akan diambil dengan sudut yang sedikit berbeda, dalam hal ini sepertinya Apple akan memanfaatkan secara maksimal fasilitas optical image stabilization atau yang dikenal dengan sebutan OIS.

Setelah itu, gambar-gambar tersebut akan secara otomatis digabungkan menjadi hasil akhir yang akan memiliki resolusi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan resolusi asli sensor kamera yang digunakan, yakni asumsinya 8 Megapixel.

Di sana, sebuah prosesor sentral, misalnya seperti Apple A7 pada iPhone 5S akan sangat mengendalikan keseluruhan mekanisme pengambilan gambar tersebut, hal ini akan dilakukan bersama sensor posisi dan juga aktuator untuk menggerakkan optical image stabilization tersebut.

Tentu saja, sama seperti halnya teknologi lain yang dipatenkan, sampai saat ini belum tentu kamera super resolution tersebut akan benar-benar terwujud dalam bentuk produk jadi dalam waktu dekat ini. Paten itu sendiri baru diajukan pada November 2012 atas nama Engineering Manager yang bernama Richard L. Baer dan seorang Camera Software Engineer yang Damien J Thivent.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *