Huawei Batal Kawinkan Andoid dan Windows Phone

By on March 20, 2014
Dual-OS-Smartphone-Huawei

Setelah seminggu sebelumnya mengatakan bakal merilis smartphone dual boot yang berisi Android dan Windows phone, kini Huawei justru mengeluarkan pernyataan yang bertolak belakang dengan pengumumamnya minggu lalu. Pada Rabu kemarin pihak Huawei mengatakan bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki rencana sama sekali untuk merilis smartphone dual-OS tersebut.

Pada sebelumnya, Shao Yang yang merupakan Chief Marketing Officer Huawei, sempat mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa smartphone dual-OS Huawei tersebut rencananya akan diluncurkan pada kuartal kedua tahun 2014 ini. Akan tetapi kini perusahaan tersebut mengaku bahwa mereka hanya fokus pada pengembangan smartphone Android saja dan tidak memiliki rencana apaun soal windows phone.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang juga dikutip dari Phone Arena, pihak Huawei telah mengatakan bahwa walaupun hanya akan memproduksi smartphone Android saja, akan tetapi pihak mereka mengatakan bahwa Microsoft masih tetap menjadi partner utama mereka di bidang Consumer Business group yang selama ini mereka jalin dengan baik.

Huawei pun mengeluarkan pernyataan resminya kepada media bahwa selama maish tetap ada permintaan  Windows Phone dari para konsumen, maka sebisa mungkin pihak Huawei akan terus memberikan suplai dan memberikan inovasi terbaru untuk para penggunanya.

Dalam pernyataan tersebut, pihak Huawei senidri tidak merinci apa alasan mereka sampai harus memilih opsi untuk membatalkan rencana perilisan ponsel pintar dual-OS tersebut, akan tetapi para pengamat berpendapat bahwa besar kemungkinannya pihak Huawei mendapat tekanan dari pihak Google ataupun dari pihak Microsoft seperti yang telah mereka lakukan kepada Asus beberapa waktu yang lalu.

Pada saat itu, secara bersama-sama pihak Google dan juga Microsoft meminta secara resmi agar pihak Asus membatalkan atau setidaknya menunda produksi laptop Transformer Book Duet TD300 yang memang didalamnya memiliki fitur dual-boot yang akan di isi oleh OS Android dan juga Windows secara bersama-sama.

Dalam penjelasannya, pihak Microsoft sendiri beralasan bahwa pihaknya sampai saat ini tidak ingin berbagi ruang dengan Google dalam satu perangkat yang diproduksi oleh vendornya. Google dengan OS Android-nya masih dianggap sebagai saingan yang akan bisa menggerogoti bisnis desktop dan juga laptop yang selama ini maish dikuasai oleh pihak microsoft.

Akan tetapi justru pendapat tersebut ternyata bertolak belakang dengan pernyataan CMO Huawei sendiri, dalam pernyataannya, Shao Yang mengatakan bahwa konsumen saat ini masih belum tertarik atau bahkan tidak akan tertarik jika smartphone yang mereka tawarkan hanya memiliki sistem operasi Windows saja, sampai saat ini pihak Huawei mengatakan bahwa Android masih memegang peran penting dalam bisnisnya.

Sementara itu, seorang pengamat teknologi Peter Bright menulis di situs Ars Technica yang mengatakan bahwa smartphone dual OS tersebut tidak akan membawa banyak manfaat bagi konsumen kebanyakan, hal tersebut karena pada dasarnya fitur dual OS tersebut hanya akan sangat bermanfaat bagi para developer saja.

 1.Huawei B199, Sentuhan Kemewahan di Segala Kegiatan Anda dengan Smartphone Dual CDMA-GSM3

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *