Android Lebih Stabil Daripada iOS

By on April 1, 2014
02-android-vs-ios

Sampai saat ini, sistem operasi Android masih dinyatakan sebagai sistem operasi yang paling stabil dalam menjalankan aplikasi dan paling banyak di pakai di produk smartphone. Hal tersebut terungkap dari sebuah riset yang dilakukan lembaga Crittercism.

Lembaga tersebut menilai perfroma aplikasi dan menganalisa sistem monitoring error pada beberapa sistem operasi yang berbasi Mobile dalam menjalankan aplikasi. Dalam prakteknya, mereka melakukan riset terhadap jutaan aplikasi di platform Android dan iOS untuk mengetahui seberapa sering sebuah aplikasi mengalami crash dan bahkan error.

Seperti dikutip dalam laman Digital Trends. Dari riset tersebut didapat kesimpulan bahwa sistem operasi Android terbaru, yakni Android KitKat memiliki persentase crash yang sangat rendah, yakni sekitar 0,7 persen saja. Sementara itu, sistem operasi milik Apple yang diwakili oleh iOS 7.1 memiliki persentase crash atau error yang jauh lebih tinggi, yakni sebesar 1,6 persen.

Bagi Apple sendiri, walaupun saat ini persentasenya lebih tinggi jika dibanding Android, tetapi jumlah angka persentase crash dari tiap OS-nya ini makin berkurang. Pada sebelumnya di platform iOS 6, ternyata persentase bermasalah aplikasinya sampai mencapai 2,5 persen, dan di iOS 7.0 mencapai sampai 2,1 persen.

Sementara itu, bagi sistem operasi Android, ternyata Android KitKat bersamaan dengan Jelly Bean dan Ice Cream Sandwich telah menjadi sistem operasi yang paling stabil. Bahkan, menurut Crittercism, versi OS milik Google yang paling banyak memiliki bug adalah Android Gingerbread, yakni memiliki banyak error dan crash sebanyak 1,7 persen

Rob Kwok, yang merupakan CTO Crittercism, mengatakan bahwa banyak sekali faktor yang memengaruhi performa aplikasi mobile tersebut, semakin banyaknya platform mobile yang diperkenalkan kepada pengguna, seperti wearable gadget dan lainnya, maka akan semakin menambah tantangan untuk memberikan pengalaman penggunaan aplikasi yang lebih konsisten.

Dari riset yang dilakukan oleh Crittercism tersebut, secara keseluruhan, setidaknya hampir setengah dari aplikasi yang ada saat ini memiliki kemungkinan untuk crash di atas 1 persen, dan sepertiga dari aplikasi yang ada tersebut memiliki persentase crash yang hampir mencapai 2 sampai 3 persen.

Sedangkan menurut menurut riset Crittercism, Aplikasi yang paling sering mengalami crash adalah aplikasi gaming, yang mencapai angka sebesar 4,4 persen. Hal ini tidak mengherankan,  karena aplikasi ini akan membutuhkan resource yang lebih banyak. Sedangkan aplikasi kedua yang sering crash adalah aplikasi media, video dan foto, yang mencapai angka sebesar 1,8 persen.

Sementara itu, Crittercism mengatakan bahwa saat ini, E-commerce menjadi aplikasi yang paling bisa diandalkan oleh para pengguna. Persentase mengalami crash hanya sebesar 0,4 persen, dan jumlah ini sedikti di bawah aplikasi sosial dan komunikasi yang mencapai angka sebesar 0,6 persen.

 3. iTunes Android - Ekslusifitas Apple Untuk Android  2

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *