Sofia Siap untuk Smartphone Terbaru

By on March 5, 2015
1. Sofia Siap untuk Smartphone Terbaru 2

Salah satu komponen penting sebuah gadget adalah prosesor. Prosesor dapat dikatakan sebagai pusat pengolahan segala macam data, proses dan sistem yang ada dalam gadget tersebut. Dan, bila kita berbicara mengenai prosesor, maka nama Intel sudah tidak asing lagi di telinga pengguna gadget.

Intel memang menguasai pasar prosesor untuk PC maupun notebook. Akan tetapi, untuk produk smartphone terbaru, Intel dapat dikatakan kalah bersaing dengan Qualcomm dan MedTek. Anda pasti sudah sering mendengar kedua nama ini, saat melihat spesifikasi sebuah Smartphone yang ingin Anda beli.

Untuk mengatasi hal ini, divisi mobile Intel sudah menyiapkan satu prosesor yang sesuai untuk Smartphone. Mereka membidik pasar Asia dimana Smartphone murah sangat populer. Produsen Smartphone murah yang banyak berasal dari negeri Tiongkok juga sudah melakukan kerja sama dengan Intel. Terdapat 20 produsen yang sudah mencapai kesepakatan untuk menggunakan prosesor mobile terbaru Intel ini.

Prosesor terbaru dari Intel yang dibuat khusus untuk smartphone terbaru dan murah bernama Sofia. Intel meyakini bila prosesor terbaru mereka ini akan sangat cocok digunakan untuk produk Smartphone murah.

Intel sendiri sudah mengembangkan prosesor Sofia sejak tahun 2013 yang lalu. Ide awal pembuatan prosesor ini juga berasal dari pertemuan antara Intel dengan investor dari Tiongkok pada tahun yang sama. Aicha Evans, General Manager of Intel Platform Engineering Group, menjelaskan hal ini. Menurutnya, pihaknya membutuhkan waktu 15 bulan untuk merancang hingga membuat prosesor baru ini siap dijual.

Kemampuan prosesor Sofia masih belum terdeteksi dan diungkapkan dengan detail. Namun, pada Mobiel World Congress 2015 tahun ini, akan terungkap produk-produk yang menggunakan Sofia.

Menurut pihak Intel, prosesor ini mempunyai fitur 3G untuk Smartphone murah. Dan, untuk smartphone terbaru yang lebih mahal, Intel berencana akan menambah fitur 4G didalamnya. Versi 4G ini akan diluncurkan pada akhir tahun ini.

Pengembangan prosesor terbaru ini dapat dikatakan merupakan salah satu strategi mahal yang dilakukan Intel. Guna meningkatkan penggunaan prosesor ini, Intel memutuskan untuk memberikan subsidi bagi pengembang tablet murah dengan prosesor Bay Trail dari Intel. Sedangkan prosesor Sofia sendiri tidak akan mendapatkan subsidi dari Intel untuk tahun ini.

Keputusan Intel yang tidak memberikan subsidi untuk Sofia sangat beralasan mengingat kerugian yang mereka derita tahun lalu. Tercatat, divisi mobile Intel mengalami kerugian hingga US$ 4,2 miliar. Angka ini lebih besar dari kerugian mereka ditahun 2013 untuk divisi yang sama, yang hanya US$ 3,1 miliar.

Dengan adanya prosesor Sofia untuk smartphone terbaru ini, maka akan ada banyak pilihan untuk Anda yang ingin menggunakan gadget baru. Melihat reputasi Intel, mungkin saja, Smartphone murah saat ini dapat berjalan dengan peforma lebih baik dengan prosesor buatan mereka ini.

smartphone terbaru, smartphone, intel, gadget

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *