Ini Rahasia Google Hemat Baterai Android

By on July 3, 2014
3.Ini Rahasia Google Hemat Baterai Android.3

Pada ajang Google I/O yang berlangsung di San Francisco akhir Juni kemarin Google telah memperkenalkan proyek terbarunya yaitu Project Volta. Proyek ini bertujuan untuk memperpanjang usia baterai Android. Lalu, bagaimana Google melakukannya?

Selama ini masalah baterai masih menjadi fokus utama bagi beberapa vendor smartphone. Microsofy dan HP juga sudah melakukan riset serupa agar usia baterai mampu bertahan lebih lama. Tetapi, dalam ajang Google I/O kemarin, Google telah memperkenalkan metode baru untuk menghemat baterai. Metode baru itu disebut oleh Google sebagai Lazy First.

Dilansir dari Phone Arena, pada dasarnya, Lazy First merupakan sebuah proses yang mengurutkan tugas – tugas yang dilakukan oleh komponen – komponen dalam smartphone seperti RAM, proseor, GPU, dan komponen – komponen lainnya.

Dengan membuat prioritas, hal ini akan membantu CPU, GPU, dan RAM mengerjakan tugas – tugas pentingnya lebih dulu serta menunda perintah – perintah yang kurang penting. Jadi prinsip ini tidak sama dengan prinsip first come first sever yang banyak dianut oleh mayoritas smartphone Android saat ini. Prinsip itu melaksanakan tugas sesuai dengan urutan yang diinginkan oleh pengguna terhadap sistem.

Mengenal Lazy First

Metode Lazy First dilakukan Google setelah mereka menemukan fakta jika setiap smartphone aktif selama 1 detik, maka smartphone itu akan kehilangan umur baterainya selama 2 menit. Perangkat yang digunakan oleh Google untuk melakukan penelitian ini adalah Nexus.

Pasalnya, ada banyak aplikasi yang membuat ponsel aktif dari keadaan standby untuk menjalankan suatu perintah yang sebenarnya dapat ditunda. Perintah tersebut mungkin hanya memerlukan waktu 1 detik. Tetapi Anda tentu bisa membayangkan bila ada 50 aplikasi yang melakukan hal tersebut. Jika dikalikan dengan 2 menit, 100 menit  waktu baterai Android telah terkuras untuk aktivitas ini.

Hal ini tentu sangat memboroskan daya baterai Android. Hal ini pulalah yang berusaha dilakukan oleh Google melalui Lazy First. Pada dasarnya, Lazy First merupakan penundaan perintah. Daripada aplikasi – aplikasi mengganggu waktu standby smartphone dengan menjalankan perintah yang kurang penting, maka tugas – tugas tersebut akan ditunda dan akan dijalankan ketika sudah benar – benar diperlukan.

Pihak Google juga sudah menyiapkan API khusus yang bernama JobScheduller bagi para pengembang yang bermanfaat untuk mengoptimalkan performa aplikasi mereka. Dengan dukungan API ini, para developer dapat dengan mudah membuat aplikasi buatannya menunda beberapa tugas tertentu.

Penundaan perintah ini dapat dilakukan untuk menunggu sampai keadaan tertentu. Misalnya, suatu tugas baru akan dijalankan ketika perangkat terhubung dengan WiFi atau pada saat smartphone sedang terhubung dengan charger. Optimasi ini hampir sama dengan metode yang digunakan Microsoft pada sistem operasi Windows 8. Namun Project Volta ini akan optimal ketika sebagian besar developer aplikasi pihak ketiga dan juga vendor smartphone menerapkannya.

Sumber:http://tekno.kompas.com/read/2014/07/01/0928009/Cara.Google.Bikin.Android.Hemat.Baterai

hemat baterai, android, baterai android, baterai hemat, google

BACA JUGA:

Google Android L – Penerus Kit Kat?

Nokia Android Generasi Kedua Segera Hadir

About Deyaparis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *