Alasan Samsung Terus Pakai Plastik

By on April 26, 2014
2102098Galaxy-s5-8780x390

Sampai saat ini, berbagai kritikan yang dilontarkan terhadap smartphone Android prmeium Samsung, yakni Galaxy S dari tahun ke tahun selalu sama, yakni masalah tampilan yang terkesan murah dan murahan, hal tersebut karena samsun selalu menggunakan bahan plastik pada setiap produk Galaxy S-nya. Tidak heran jika akhirnya banyak yang menginginkan supaya Samsung mengganti materi casing yang dipakainya dengan yang lebih moden lagi.

Pihak Samsung memang telah merespon keinginan penggunanya dengan cara menambahkan corak kulit di penutup belakang Galaxy Note 3 yang rilis beberapa waktu yang lalu, serta Samsung juga membuat desain penutup belakang Galaxy S5 yang memiliki deretan cekungan kecil-kecil yang sepertinya cukup mempesona. Tapi sayangnya, semua upaya samsung itu belum bisa menambah kesan premium dalam lini smartphone unggulan Samsung tersebut, dan bahkan belum bisa menghilangkan kesan Smartphone murahannya.

Untuk pihak Samsung sendiri, ternyata materi plastik yang digunakan dalam casingnya tersebut juga berarti ongkos produksi yang murah yang nantinya akan berakibat kepada margin keuntungannya yang bisa lebih besar lagi. Tapi apakah selamanya Samsung akan mempertahankan materi plastik yang terkesan murahan tersebut?

Desainer Samsung dan direktur pemasaran Samsung mengatakan kepada Engadget, pada Rabu (23/04/2014) kemarin mengatakan bahwa desain hardware dan software Galaxy S5 ini memang secara khusus mengusung prinsip back to basic, hal ini juga berarti pihak Samsung lebih ini akan lebih fokus kepada penggunaan yang maksimal ketimbang penambahan fitur baru yang cenderung tidak terlalu bermasalah. Bahkan secara khusus samsung juga mengatakan bahwa fungsi lebih baik daripada tampilan, dan itulah yang sedang dikejar samsung.

Don Hun Kim, yang merupakan Senior Product Designer Samsung mengatakan bahwa dalam hal eksterior, Samsung mencoba untuk menghadirkan Samsung Galaxy S5 ini supaya mudah digunakan dan lebih humanis saja, Samsung juga diakui telah mencari materi bahan baru sebagai bahan utama dari cangkang ponsel pintarnya, seperti logam. Tapi menurut mereka, ternyata bahan logam itu sangat berat dan akan cenderung dingin, hal ini jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan bahan plastik yang cenderung hangat dipegang dan akan memiliki kesan yang menyenangkan ketika dimainkan.

Selain Kim, Jeeyun Wang yang merupakan Samsung User Experience Designer, juga mengatakan bahwa smartphone itu bukan sekadar produk teknologi saja, tapi juga merupakan produk fesyen yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat moden. Itulah alasannya ketika peluncuran pihak Samsung menyediakan empat warna pilihan yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan dan yang mewakili karakter si pemiliknya.

Ketika memutuskan untuk membuat produk yang berdaya guna tinggi sekaligus juga fashionable memang merupakan pendekatan yang tepat bagi Samsung, tapi sayangnya di luar sana para pesaing-pesaingnya juga terus berinovasi dengan memperkenalkan desain dan materi casing yang berbeda setiap produknya.

2. Samsung Galaxy S5 Hadir di Indonesia Dengan Harga 8,5 Juta  3

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *