Advan Luncurkan Ponsel 200 ribuan Dengan Brand Baru, Hammer

By on March 24, 2014
advan-hamer-r3

advan-hamer-r34

Pangsa pasar dari feature phone yang dianggap masih besar di indonesia membuat vendor lokal Advan meluncurkan empat feature phone andalannya ke pasaran. Tetapi menariknya, keempat ponsel yang diluncurkan kepasaran tersebut menyandang merek baru yaitu yang merupakan second brand dari Advan yakni Hammer.

4 handset yang diluncurkan tersebut adalah Hammer R5, Hammer R1, Hammer R7 dan terakhir Hammer R3, yang dijual dengan harga mulai dari Rp 200 sampai Rp 300 ribuan. Lalu kenapa Advan melabeli ponsel tersebut dengan merek bernama Hammer?

Kami telah memilih untuk meluncurkan merek baru ini supaya dapat memposisikan produk feature phone terbaru tersebut sebagai sebuah produk yang tidak terdengar murahan. Dari namanya saja kita tahu bahwa merek ini terdengar seperti sebuah perangkat ponsel yang berkualitas dan tidak murahan, kata Tjandra Lianto Direktur Marketing Advan.

Tjandra menyebutkan dengan brand baru tersebut maka pihaknya ingin mengangkat derajat dari feature phone yang selama ini diasosiasikan sebagai sebuah produk murahan. Langkah ini juga telah dipilih supaya dapat memposisikan Advan sebagai produk handset kelas menengah yang tidak turun kelas menjadi sebuah produk yang entry-level.

Adapun spesifikasi yang di usung dari masing-masing ponsel tersebut antara lain Hammer R3 telah dilengkapi dengan layar berukuran 2,4 inci, audio/ video player, radio kamera VGA, tv analog, dual SIM GSM, Bluetooth dan juga baterai berkekuatan 800 mAh. Sementara itu Hammer R5 dipersenjatai dengan layar berukuran 2,4 inci, kamera 1,3 megapiksel (MP), radio, dual SIM GSM, Bluetooth audio/ video player dan juga baterai berkekuatan 800 mAh. Sedangkan untuk Hammer R1 dan R7 spesifikasinya hampir mirip dengan Hammer R3, yang membedakan R7 dari tipe lain adalah R7memiliki layar yang lebih luas yaitu sekitar 2,8 inci dan R1 memiliki kapasitas baterai yang lebih besar yaitu sebesar 850 mAh.

Advan sangat optimis bahwa keempat produk terbarunya tersebut bisa diterima dengan baik oleh pasar, terlebih lagi feature phone diyakini masih memiliki peluang yang besar di pasar ponsel.

Kata Tjandra, yang mereka luncurkan hari ini merupakan suatu produk perkenalan. Nanti akan mereka hadirkan lagi yang lebih variatif dari ini. Misalnya saja ada yang dengan memakai fitur power‎bank, baterainya berkekuatan 2000 mAh. Ada juga yang mempunyai memori sebesar 32GB.

Jadi feature phone ini bisa dipakai sebagai pelengkap dari smartphone karena baterainya memang lebih tahan lama‎. Itu sebabnya kami mengincar pasar yang berada di sekitar pinggiran kota yang lebih mementingkan fungsi dari telekomunikasi dasar dengan kemampuan baterai yang tahan lama, pungkasnya

Berdasarkan data yang dirilis oleh lembaga riset IDC, dari sekitar 48,6 juta unit ponsel yang dikapalkan ke Indonesia, hanya sekitar 10,9 juta berupa smartphone. Sisanya telah dikuasai oleh feature phone dengan kontribusi mencapai 37,7 juta unit produk.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *