D-Wave 2X, Komputer Super dari Google dan NASA

By on December 13, 2015
2. D-Wave 2X, Komputer Super dari Google dan NASA 2

Loading dari game yang Anda mainkan terlalu lama atau membutuhkan waktu lama untuk membuka sebuah software mungkin adalah masalah umum setiap pengguna komputer. Namun, bila Anda menggunakan D-Wave 2X, masalah tersebut tidak akan ada lagi.

D-Wave 2X bukanlah komputer yang secara komersil dipasarkan. Komputer ini merupakan hasil dari kerjasama antara NASA dan Google. Komputer ini termasuk dalam jenis komputer bit quantum yang menggunakan superposisi qubit. Sistem ini memungkinkan komputer ini mengolah data dalam jumlah sangat besar dalam waktu yang sama.

Pada pengujian terbaru, Google Quantum Artificial Intelligence Lab menemukan data yang menunjukkan kecepatan D-Wave yang jauh lebih tinggi daripada simulasi anil. Simulasi anil sendiri adalah simulasi komputasi quantum yang dilakukan pada chip komputer klasik.

Direktur Teknik Google, Hartmut Neven mengungkapkan mengenai hasil pengujian ini. Pihaknya menemukan D-Wave mampu menyelesaikan masalah pada 1.000 variabel biner jauh lebih cepat dari komputer klasik saat dilakukan pengujian yang sama. Artinya, kecepatan komputer quantum ini mencapai 100 juta kali dari komputer klasik yang melakukan simulasi anil dengan satu inti.

Neven juga mengungkapkan D-Wave juga pernah diadu dengan sistem alogaritma lainnya, yaitu Quantum Monte Carlo. Quantum Monte Carlo sendiri adalah metode yang bekerja seperti sistem quantum. Akan tetapi, metode ini menggunakan prosesor konvensional.

Skala yang digunakan untuk dua metode ini sama. Namun, hasil yang didapat menunjukkan D-Wave lebih baik, hingga menghasilkan perbedaan sebesar 100 juta.

Dengan hasil yang terbilang sangat baik ini, maka dapat dikatakan teknologi pada D-Wave 2X ini akan sangat berguna untuk banyak hal. Memang, untuk menerapkan teknologi ini pada sektor komersial atau dapat digunakan secara umum tidak akan tercapai dalam waktu dekat. Namun, bagi layanan Google, teknologi ini akan sangat berguna.

Contoh paling mudahnya adalah layanan pengenalan gambar yang disediakan Google. Dengan adanya teknologi ini, layanan ini akan dapat bekerja lebih cepat. Teknologi mutakhir ini juga dapat digunakan untuk fungsi konvensional lainnya, misalnya untuk membersihkan data dan lainnya.

David Bell, Direktur Riset untuk Ilmu Komputer Lanjutan, Asosiasi Riset Ruang Angkasa Universitas mengungkapkan teknologi ini dapat diterapkan pada hal lain selain fungsi dari Google. Fungsi-fungsi yang membutuhkan kecepatan tinggi dalam pemrosesan data sangat terbantu dengan teknologi ini. Misalnya, perencanaan dan penjadwalan untuk lalu lintas udara.

Bila memang teknologi D-Wave 2X  ini dapat diterapkan pada banyak hal di kehidupan, maka akan mengubah kehidupan banyak orang di dunia. Bukan hanya loading game yang Anda mainkan akan lebih cepat atau Anda dapat membuka software dalam sekejap mata saja. Wajah teknologi itu sendiri juga akan berubah dan menjadi jauh lebih baik dari yang semua orang bayangkan saat ini.

D-Wave 2X

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *