Bisnis PC Sepi, Toshiba, Fujitsu dan Vaio Siap Merger?

By on December 6, 2015
wpid-wp-1449331355913

Tiga perusahaan elektronik besar asal Jepang, yakni Toshiba, Fujitsu dan Vaio, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menggabungkan masing-masing bisnis PC mereka ke dalam sebuah perusahaan baru yang hingga kini namanya masih belum diketahui.

Bahkan seperti dilansir dalam PC World, Ketiga perusahaan asal Negeri Samurai tersebut dikabarkan akan mulai mendiskusikan spesifik mengenai merger ini pada akhir bulan Desember 2015. Di harapkan, dalam beberapa Minggu ke depan pembicaraan mereka ini bisa menemukan titik terang.

Setelah itu, rencana selanjutnya ketiganya akan segera meluncurkan merek baru hasil merger tersebut pada 1 April mendatang. Pilihan waktu peluncuran ini sendiri bersamaan dengan awal tahun finansial Jepang. Lantas, bagaimana dengan produk yang dimiliki oleh merek masing-masing?

Dari merger tersebut, kabarnya Vaio masih akan tetap mempertahankan merek mereka. Sedangkan untuk Toshiba dan Fujitsu, perusahaan ini akan lebih banyak menyuntikkan investasi dan akan memindahkan seluruh operasional mereka ke entitas tersebut.

Seperti kita ketahui, Toshiba, Fujitsu dan Japan Industrial Partners merupakan penyandang dana mayoritas yang dimiliki oleh Vaio setelah perusahaan ini resmi lepas dari bayang-bayang Sony, masing-masing dikabarkan telah mengucurkan investasi sebesar hingga 30 persen.

Hingga akhir tahun 2015 ini sendiri, permintaan terhadap pasar PC di seluruh dunia mengalami penurunan drastis. Tentu saja ini akan berpengaruh besar terhadap bisnis ketiga perusahaan tersebut jika tetap mempertahankan merek masing-masing.

2015-12-04-image-11

Bahkan menurut data dari IDC, tingkat pengapalan PC di tahun 2015 ini turun hingga angka 11 persen atau mencapai angka 71 juta unit. Yang paling memilukan, kebanyakan produk yang dikapalkan merupakan produk Laptop dengan proporsi angka 42 juta unit.

Dengan penggabungan ini, diharapkan biaya operasional yang harus dikeluarkan ketiga perusahaan ini akan mengalami penurunan, dan tentu saja sambil berharap tingkat penjualannya akan mengalami peningkatan. Bagaimana menurut anda tentang merger 3 perusahaan besar ini?

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *