Pemanfaatan Efek Distorsi Pada Lensa Kamera

By on October 9, 2013
4.Pemanfaatan Efek Distorsi Pada Lensa Kamera1

Jika Anda membaca artikel mengenai fotografi, maka Anda akan sering membaca kata distorsi. Lalu, apa sebenarnya distorsi pada lensa kamera tersebut? Jika Anda mendengar atau membaca mengenai distorsi pada bidang fotografi, maka Anda tidak perlu panik terlebih dahulu.Secara pengertian, distorsi pada lensa kamera bisa dikatakan sebagai aberasi optik.

Hal ini bisa terjadi khususnya pada pemetaan rektilinier antara bidang fokus dan bidang fokal. Pada proses ini, akan terjadi variasi sudut pandang serta sudut liput sepanjang sumbu optis yang bisa saja menghasilkan citra yang tidak diinginkan. Sebenarnya, aberasi optik sendiri merupakan penurunan kinerja suatu sistem optik. Itu artinya, lensa kamera tidak lagi bekerja sesuai dengan standar khususnya jika dilihat melalui pendekatan paraksial optika geometris.

Salah satu penyebab distorsi pada lensa kamera adalah karena melengkungnya optik pada lensa. Hasilnya, objek yang ditangkap oleh kamera juga akan melengkung terutama di bagian pinggir frame. Kendala ini umumnya terjadi pada kamera dengan lensa wide angle dengan panjang fokal pendek atau sangat pendek seperti 18mm, 12mm, 10mm, atau bahkan 8mm.

Bagaimana pengaruh distorsi pada lensa kamera terhadap hasil jepretan Anda? Sebenarnya, kendala ini bukan merupakan sebuah masalah berarti bagi beberapa fotografer profesional. Justru, mereka menganggap bahwa distorsi lensa membuat hasil jepretan mereka sangat menarik dan unik. Biasanya, mereka menggunakan efek distorsi ini untuk memotret landscape, bangunan kota, atau interior.

Intinya, efek distorsi bisa digunakan untuk objek-objek yang tidak membutuhkan prespektif asli. Disisi lain, Anda sebaiknya menghindari efek distorsi khususnya jika Anda memotret objek seperti orang dalam grup atau foto model. Pada intinya, Ada tidak boleh menggunakan efek distorsi ini pada objek yang membutuhkan prespektif aslinya.

Ini karena hasilnya akan mengakibatkan orang dalam foto tidak proprosional sehingga tidak enak untuk dipandang. Perlu Anda ketahui bahwa terdapat 2 macam efek distorsi pada lensa kamera. Efek distorsi tersebut adalah Barrel Distortion dan Pinchusion Distortion. Barrel distortion adalah efek distorsi yang menyebabkan objek melengkung ke luar.

Sedangkan untuk Pinchusion Distortion adalah kebalikan dari barrel distortion dimana objek akan terlihat melengkung ke dalam. Selain 2 efek distorsi tersebut ada pula efek yang dinamakan dengan Mustanche Distortion. Efek jenis ini merupakan gabungan dari efek yang pertamdan kedua. Efek ini tidak terlalu umum tetapi tetap bisa terjadi pada hasil jepretan Anda.

Salah satu keunikan dari efek mustanche distortion adalah adanya lengkungan ke dalam di bagian tengah objek tapi terjadi lengkungan keluar untuk sisi pinggirnya. Jika terjadi efek distorsi pada lensa kamera maka ada baiknya memperbaiki dengan software editing foto sepert iAdobe Photoshop. Dengan begitu hasil jepretan Anda akan kmebali terlihat presisi dan bagus untuk dilihat.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *