Mengambil Foto Suasana Kabut Dengan Tepat

By on January 22, 2014
Mengambil Foto Suasana Kabut Dengan Tepat_1

Memotret tidak semudah dengan apa yang dibayangkan. Obyek yang diambil sangat menentukan bagaimana teknik memotretnya. Jika Anda tidak menggunakan teknik yang benar, obyek yang terlihat mudah pun menjadi jelek hasilnya. Belum lagi jika Anda menghadapi obyek yang sulit. Namun sebagai seorang fotografer, Anda harus mampu mensiasati kendala tersebut. Terutama jika Anda dihadapkan pada suasana kabut. Kabut merupakan fenomena alam yang tidak dapat kita hindari.

Kabut sering dihindari oleh para fotografer karena dapat menyebabkan saturasi warna yang rendah. Selain itu, kabut juga dapat menyebabkan gambar yang tidak jelas dan terkesan datar. Obyek yang sebelumnya terlihat jelas dan cantik, menjadi tidak memuaskan hasilnya setelah dipotret. Selain itu, jarak pandang dari seorang fotografer dalam mengambil gambar obyek menjadi terbatas. Bagaimanapun, kabut tidak bisa Anda hindari dan mau tidak mau Anda harus menghadapinya. Yang Anda perlukan sekarang adalah trik agar Anda bisa mendapatkan gambar yang bagus dengan kabut. Obyek kabut ternyata dapat menjadi gambar yang artistik.

Meskipun terkesan merugikan, namun kabut justru banyak dimanfaatkan para fotografer. Biasanya fotografer ini adalah fotografer landscape. Mereka justru mengharapkan kabut turun terutama di pagi hari karena kabut dapat memberikan kesan misterius. Selain itu, kabut juga dapat meningkatkan efek ruang pada gambar. Justru kabut dapat menjadi efek kabur dari latar belakang secara alami. Namun tentu saja memotretnya harus dengan teknik tertentu. Berbeda dengan teknik memotret Anda pada waktu cuaca cerah.

                                        foto kabut, tips foto, kamera, teknik kamera

Untuk mendapatkan foto dengan latar belakang kabut yang bagus, Anda bisa melakukan trik yang tepat. Pertama adalah Anda harus memperhatikan pencahayaan. Suasana kabut mempunyai pencahayaan yang lembut, hasilnya sama seperti ketika Anda menggunakan softbox berukuran besar. Agar hasil foto tidak terlalu datar dan memberikan kesan misterius, Anda harus mengatur mode kamera. Gunakan mode kamera A/Av, P atau S/Tv. Selain itu, gunakan kompensasi eksposur sekitar +1 stop. Ini dilakukan agar gambar yang Anda hasilkan terlihat maksimal.

Teknik untuk mendapatkan hasil yang bagus saat memotret suasana kabut dapat menggunakan teknik slow speed. Teknik ini dapat membuat penampilan kabut menjadi mulus. Ketika Anda menggunakan kecepatan rana lambat, gunakan tripod untuk mencegah getaran tangan Anda. Ini sangat perlu dilakukan untuk mencegah hasil foto yang kabur. Kemudian jangan lupa untuk mengatur kamera anda. Atur kamera Anda dengan diafragma kecil yang ditandai F angka besar. Pengaturan ini dilakukan untuk mendapatkan ruang tajam yang luas.

Pengaturan kamera selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan menggunakan ISO sekecil mungkin. ISO yang kecil dapat memunculkan detail gambar kabut dan dapat mengurangi noise. Kemudian Anda juga harus memeriksa pengaturan kontrasnya. Jangan sampai ada perbedaan kontras yang terlalu tinggi. Anda bisa menggunakan filter gradual ND untuk mengurangi perbedaan kontras tersebut. Terakhir Anda bisa menggunakan lensa dengan focal length yang lebih panjang. Lensa focal length yang lebih panjang bisa menghasilkan kabut yang lebih tebal pada foto.

 foto kabut, tips foto, kamera, teknik kamera

BACA JUGA:

XF 55-200mm f/3.5-4.8 R LM OIS, Lensa Terbaru dari Fujifilm

Tips Dan Trik Fotogafi Macro Mengunakan Kamera HP

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *