Cara Merawat Kamera DSLR

By on September 26, 2013
4.Cara Merawat Kamera DSLR2

Sebagai seorang fotografer, kamera DSLR menjadi salah satu perlengkapan yang wajib dimiliki. Kamera DSLR sendiri merupakan perangkat dengan sensitifitas yang sangat tinggi. Karena sensitifitasnya yang tinggi maka perawatannya juga ekstra. Jika penanganan kamera ini tidak benar atau tidak tepat maka kemungkinan kamera ini akan cepat rusak. Jika ini pertama kali Anda memiliki kamera DSLR maka simak terlebih dahulu tips untuk merawat kamera jenis ini. Contohnya, memang kamera ini sudah dilengkapi dengan materi yang tahan air tapi tetap ada baiknya untuk tidak menyentuhkan perangkat ini langsung ke dalam air. Jika memang Anda ingin melakukan pemotretan dalam air sebaiknya gunakan perangkat ekstra yang akan melindungi kamera dari air.

Hal ini karena air akan menjadikan kamera Anda menjadi lembab dan jika dibiarkan akan mengakibatkan short circuit. Akan sangat bahaya jika short circuit terjadi di bagian komponen utama atau prosesor karena akan mengakibatkan kerusakan total yang parah. Hindarkan sebisa mungkin kamera DSLR dengan air laut karena air ini bersifat korosif. Air laut akan menyebabkan kerusakan pada komponen kamera khususnya komponen yang terbuat dari logam. Lebih jauh lagi, air laut juga akan membuat lensa kamera berjamur. Sebagai perawatan, bersihkan lensa secara teratur khususnya jika kamera sudah nampak debu disekitarnya. Jangan semprotkan cairan pembersih langsung ke kamera. Jika membersihkan kamera dengan cairan pembersih, gunakan lap microfiber. Lap khusus ini bisa dibeli di toko-toko besar. Semprotkan sedikit saja cairan pembersih pada lap microfiber kemudian gunakan. Gunakan lap ini juga untuk membersihkan garam halus khususnya saat Anda selesai menggunakan kamera DSLR tersebut untuk pemotretan di pantai. Gunakan sedikit air kemudian gosokan secara lembut pada lensa kamera. Baterai yang digunakan untuk kamera tipe ini adalah lithium ion atau Li-ion dengan maksimal recharge sebanyak 500 kali. Segera ganti jika baterai sudah mencapai batas maksimal recharge walaupun masih bisa digunakan. Dikhawatirkan, baterai tersebut akan mengeluarkan cairan kimia yang juga bersifat korofis. Jangan lupa untuk selalu mematikan kamera terlebih dahulu ketika akan melakukan sesuatu seperti mencopot baterai. Hal ini sangat penting untuk dilakukan guna mencegah kerusakan sistem pada kamera.

Gunakan pula strap atau tali pengikat untuk menjaga kamera Anda agar tidak jatuh. posisikan kamera sejajar dengan dada untuk meminimalisir guncangan. Jangan pula meninggalkan kamera di dalam dashboard mobil Anda khususnya di siang hari. Ini akan mengakibatkan kamera DSLR Anda mendapatkan akumulasi panas yang berlebihan walaupun Anda tidak menggunakannya. Paling penting adalah jangan melakukan pemaksaan apapun jika terjadi kendala seperti tombol macet atau baterai sulit untuk dikeluarkan. Jika terjadi hal-hal yang tidak biasa, ada baiknya membawa kamera DSLR kesayangan Anda ke tempat reparasi resmi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *