Cara Membuat Foto Light Trails

By on October 4, 2013
4.Cara Membuat Foto Light Trails1

Jika Anda melihat foto-foto jejak lampu kendaraan yang terlihat mengekor mengikuti bentuk jalan maka foto tersebut dinamakan sebagai foto light trails. Foto jenis ini sangat populer dikalangan fotografer. Lalu, bagaimana jika Anda ingin mempraktekkan foto light trails dengan kamera Anda sendiri? Artikel ini akan memberikan tips dan trik untuk melakukan foto light trails dengan hasil yang maksimal layaknya fotografer professional.

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah peralatan. Untuk bereksperimen dengan light trails, Anda memerlukan kamera dengan fitur kontrol manual. fitur ini sangat penting karena Anda harus mengatur eksposure khususnya mengubah-ubah salah satu dari tiga komponen eksposure. Anda juga bisa menggunakan kamera DSLR, mirrorless atau kamera pocket asal terdapat fitur tersebut di atas. Kemudian, siapkan alat tambahan seperti tripod, lens hood dan remote shutter.

Setelah peralatan siap, Anda harus mempelajari teknik dasar foto light trails. Pada dasarnya, Anda harus merekam pergerakan lampu mobil atau motor dijalan saat malam hari. garis cahaya yang muncul adalah karena durasi exposure yang cukup lama atau selama beberapa detik. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa menyetting kamera dengan menggunakan mode shutter priority. Jangan lupa untuk mensetting shutter speed lebih dari 6 detik.

Anda harus mematikan flash dan gunakan ISO yang rendah. Ada baiknya untuk mematikan fitur High ISO Noise Reduction. Perhatikan pula komposisi foto Anda dan gunakan manual fokus untuk menetapkan titik fokus di posisi infinity. Selain itu gunakan juga depth of field yang tidak terlalu sempit.

Ada kalanya foto light trails Anda tidak berhasil dengan maksimal. Salah satu hasil yang tidak sempurna adalah jika mobil atau motor masih terlihat dalam foto. Foto jejak lampu yang sempurna adalah jika mobil atau motor yang membuat cahaya tidak terlihat di hasil fotonya. Untuk mengatasi ini, tambah waktu eksposure dan shutter speednya sehingga mobil atau motor yang membuat cahaya tidak tampak lagi dalam foto.

Masalah lain yang sering Anda dapatkan sebagai fotografer pemula yang mencoba foto jejak lampu adalah jejak lampu yang terputus-putus. Foto light trails yang sempurna adalah foto yang cahayanya lurus dan tidak putus-putus. Kendala ini dapat diatasi dengan cara menambah waktu shutter speed-nya. Kadang-kadang terjadi juga hasil foto yang terlalu terang atau overexposure.

Jika ini terjadi pada hasil foto Anda maka turunkan nilai aperture-nya. Sebagai contoh, jika nilai aperture awalnya f/4 dan ternyata hasilnya masih terlalu terang maka turunkan ke f/8 dan sebaliknya jika terlalu gelap. Semoga dengan penjelasan di atas, Anda bisa membuat foto light trails yang tidak hanya sempurna tetapi juga memukau untuk dilihat. Jangan takut untuk bereksperimen dengan fotografi jenis ini agar hasil yang didapatkan lain daripada yang lain.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *